Manfaat dan bahaya si “biru” bagi kesehatan

Warna-warni makanan sangat berkhasiat untuk kesehatan. Terutama untuk mencegah kanker. Pada makanan dengan warna spesifik, terdapat zat gizi spesifik pula. Semakin kuat warna sayur dan buah, kandungan zat gizinya juga semakin banyak.

Brilliant Bluecake birucup cake

Apakah anda selama ini pernah mengkonsumsi produk makanan ataupun minuman yg terkandung warna biru didalamnya? Tentu saja beberapa dari kita pernah mengkonsumsi produk-produk tersebut, walaupun ada sebagian orang yang “takut” pada produk makanan dengan komposisi zat pewarna “Biru” didalamnya. Warna biru memang jarang sekali digunakan untuk makanan. Namun demikian, beberapa dari kita biasa menjumpai makanan dengan warna biru ini misalnya es krim, kue tart, cup cake, jelly, pudding, dan masih banyak makanan dan minuman lainnya. Ternyata produk-produk tersebut menggunakan pewarna sintetis. Pewarna sintetis ini mempunyai keuntungan yang nyata dibandingkan pewarna alami, yaitu mempunyai kekuatan mewarnai yang lebih kuat, lebih seragam, lebih stabil, dan biasanya lebih murah. Pewarna biru yang biasa kita jumpai di Indonesia adalah Brilliant Blue FCF (dikenal juga sebagai FD&C Blue No.1, Food Blue 2, Acid Blue 9, D&C Blue No. 4, Alzen Food Blue No. 1, Alphazurine, Atracid Blue FG, Erioglaucine, Eriosky blue, Patent Blue AR, Xylene Blue VSG, dan C.I. 42090) adalah bahan pewarna yang dapat diberi pada makanan dan substansi lainnya untuk mengubah warna.

Proses pembuatan zat pewarna sintetik biasanya melalui perlakuan pemberian asam sulfat atau asam nitrat yang sering kali terkontaminasi oleh arsen atau logam berat lain yang bersifat racun. Pada pembuatan zat pewarna organik sebelum mencapai produk akhir, harus melalui suatu senyawa antara yang kadang-kadang berbahaya dan sering kali tertinggal dalam hasil akhir, atau terbentuk senyawa-senyawa baru yang berbahaya. Untuk zat pewarna yang dianggap aman, ditetapkan bahwa kandungan arsen tidak boleh lebih dari 0,00014 persen dan timbal tidak boleh lebih dari 0,001 persen, sedangkan logam berat lainnnya tidak boleh ada. Berbagai penelitian dan uji telah membuktikan bahwa dari penggunaan zat pewarna sintetis pada makanan dapat menyebabkan kerusakan pada organ hati.

Selain pewarna sintetik kita akan mendapatkan pewarna biru dari pewarna alami dari bunga telang ataupun Spirulina. Bunga telang berwarna biru keunguan yang banyak tumbuh di Asia. Warna biru keunguannya dapat digunakan sebagai pewarna alami biru pada makanan. Manfaatnya antara lain merangsang haid, melancarkan pencernaan, mengobati abses dan bisul, mengobati sakit telinga dan mengobati mata merah. Sedangkan pewarna biru dari Spirulina mengandung pigmen fikosianin (Phycocyanin) yaitu warna biru kehijau-hijauan. Fikosianin adalah yang pigmen yang memberikan warna biru pada spirulina. Ia berhubungan dengan pigmen bilirubin manusia, sangat penting untuk kesehatan fungsi hati dan pencernaan asam amino.

Zat pewarna alami merupakan salah satu solusi penggunaan bahan pewarna untuk pangan dan kosmetik yang lebih aman. Bahan pewarna alami memiliki banyak kelemahan namun bisa dikembangkan karena kesehatan manusia lebih bernilai. Jadi kita sebagai konsumen harus lebih selektif dalam memilih produk pangan yang baik untuk kesehatan.

 

http://spirulinauntukkesehatan.blogspot.com/2012/03/spirulina-sebagai-sumber-pigmen-yang.html

http://www.togasehat.com/

http://biologifisikaiswell.blogspot.com/

https://klinikpengobatanalami.wordpress.com/

Dewi, Anita K. (2010). Pemanfaatan Karaginan Sebagai Bahan Penstabil Biopigmen Fikosianin Spirulina fusiformis Pada Penyimpanan Suhu Ruang. Skripsi pada FPIK Unpad Jatinangor: tidak diterbitkan.

Candra, Budi Atrika. (2011). Karakteristik pigmen fikosianin dari Spirulina fusiformis yang dikeringkan dan diamobilisasi. Skripsi pada FPIK IPB Bogor: tidak diterbitkan.

VN:D [1.9.16_1159]
Rating: 9.5/10 (2 votes cast)
VN:F [1.9.16_1159]
Rating: 0 (from 0 votes)
Manfaat dan bahaya si “biru” bagi kesehatan, 9.5 out of 10 based on 2 ratings

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>