Maag dan Temulawak

 

Temulawak

 

Aktivitas yang padat terkadang membuat kita lupa akan kebutuhan tubuh kita. Kita lupa istirahat, makan dan tidur. Penyakit yang biasanya datang dan pergi salah satunya adalah maag. Bagi penderita maag seperti saya, obat maag adalah pasangan yang harus setia setiap saat menemani. Penderita maag harus selalu berhati – hati dalam mengkonsumsi makanan maupun obat. Kejadian beberapa hari yang lalu kembali mengingatkan saya untuk tidak lupa menginformasikan dokter mengenai kondisi lambung saya. Kejadiannya sepele, kaki saya terasa ngilu dan sulit untuk berjalan. Akhirnya saya pergi ke dokter, dan diberikan obat anti nyeri yang diminum sesudah makan dan obat maag untuk diminum sebelum makan.

Entah apa yang terjadi, selama tiga hari berikutnya perut saya terasa seperti habis ditendang, ditusuk – tusuk, dan melilit. Akhirnya saya kembali ke dokter dan diberitahu bahwa obatnya kurang cocok dengan kondisi lambung saya. Dan lagi – lagi, saya diberikan obat lambung dengan berbagai macam jenis. Bosan…..

Setelah beberapa hari masih merasakan sakit yang sama, akhirnya saya pulang ke rumah orang tua saya. Selama beberapa hari di sana, saya disuguhkan oleh “ramuan ajaib” oleh ibu saya. Rasanya jangan ditanya. Pahit!

Lalu saya tanyakan pada ibu saya, apa isi “ramuan ajaib” ini ? Ternyata apa yang membuat saya “mendingan” adalah parutan kunyit dan temulawak yang direbus. Setelah melakukan beberapa browsing akhirnya saya menemukan fakta – fakta menarik bahwa Temulawak, atau oleh orang Sunda disebut “Koneng Gede”, berkhasiat untuk memelihara fungsi hati, mengurangi radang sendi, masalah pencernaan, membantu menurunkan lemak darah, dan melawan kanker.

Luar biasa ya dari umbi yang sekecil ini memiliki manfaat yang luar biasa besar. Mau tahu resep “ramuan ajaib” untuk sakit maag? Mudah sekali. Siapkan 1 rimpang temulawak, lalu diiris tipis – tipis dan diangin-anginkan sebentar. Kemudian rebus dengan 5-7 gelas air sampai mendidih dan tersisa 3 gelas air saja, lalu saring hingga tersisa airnya saja. Minum 1 hari 1 gelas.

Selama hampir seminggu di rumah, saya mengkonsumsi minuman tersebut dan rasanya lebih baik. Walaupun sebenarnya saya masih bingung yang membuat saya sembuh adalah temulawak itu sendiri, atau ibu saya. Hehehehe…

Bagi teman – teman yang memiliki sakit maag kronis maupun akut, boleh loh dicoba resepnya. Dan untuk teman – teman yang ingin menjaga kesehatan juga boleh kok dicoba. Jangan lupa baca Bismillah dulu ya… :-)

VN:D [1.9.16_1159]
Rating: 7.7/10 (3 votes cast)
VN:D [1.9.16_1159]
Rating: -1 (from 1 vote)
Maag dan Temulawak, 7.7 out of 10 based on 3 ratings

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>