Gaji

Gajiku sayang, gajiku malang, sesaatku pandang lalu kaupun menghilang.

Dalam KBBI gaji dapat ditemukan dengan makna upah kerja yang dibayarkan dalam waktu tetap. Atau balas jasa yang diterima pekerja dalam bentuk uang berdasarkan waktu tertentu.

Secara singkat gaji adalah hasil kerja berupa sejumlah uang yang diterima dalam waktu tertentu. Ada yang menerima setiap tanggal 25, 28 ataupun tanggal aktif hari kerja terakhir dalam suatu bulan. Kapanpun diterimanya, gaji akan selalu menyenangkan.

Tidak sedikit orang yang justru mengeluh saat menerima gaji, bukan mereka tidak bersyukur atas rezeki yang didapat, namun karena mereka resah harus menggunakan gaji mereka untuk menutup hutang-hutang ataupun cicilan yang hadir hampir bersamaan ketika gaji datang. Hal itu sah-sah saja selama anda menggunakannya memang untuk memenuhi hak-hak tubuh dan jiwa, misalnya cicilan beli tiket untuk liburan, cicilan membeli home theater bagi pecinta film, cicilan membeli peralatan fotografi bagi yang hobi, atau apapun itu. “Come on.. penuhilah hak-hak tubuhmu sebelum mereka menuntunya”. Memang tidak semua menggunakannya untuk menutup hutang atau membayar cicilan, ada juga yang digunakan untuk membantu anggota keluarga yang lain untuk pendidikan, kesehatan atau kebutuhan lainnya.

Dalam tulisan ini saya hanya ingin membantu mengingatkan bahwa sebesar apapun gaji yang kita terima itu bukanlah hak kita 100% untuk memilikinya. Ada rezeki-rezeki orang lain yang dititipkan oleh Tuhan melalui gaji kita. Contohnya ketika bulan ini anda menerima gaji tiba-tiba ada anggota keluarga yang sakit yang harus segera dibawa ke dokter dan butuh bantuan anda untuk biayanya, maka disitulah letak “titipan rezeki” itu. Atau contoh lainnya dalam satu bulan kita menerima 4 – 6 undangan pernikahan teman atau sahabat yang rasanya tidak mungkin untuk tidak kita hadiri, disitulah letak “titipan rezeki” untuk sahabat atau teman kita berada.

Jangan khawatir, karena Tuhan sudah mencukupkan dan menjamin rezeki setiap makhluk hidup yang diciptakanNya. Diawal kita menerima gaji semua sudah kita hitung sesuai dengan pos-posnya masing-masing dan tersisa hanya beberapa lembar uang ratusan ribu untuk bertahan selama satu bulan tanpa kita tahu cukup atau tidaknya sisa uang tersebut. Namun…. Sekali lagi, jangan khawatir. Selama kita menggunakan uang tersebut dijalan yang benar, bantuan tangan Tuhan pun akan datang disaat yang tepat dan tak terduga. Misalnya tiba-tiba ada teman yang mengajak makan bareng dan berkata “let the bills on me”.

Don’t worry, the more you give the more you’ll get

source: http://www.salon.com

source: http://www.salon.com

 

VN:F [1.9.16_1159]
Rating: 9.3/10 (3 votes cast)
VN:F [1.9.16_1159]
Rating: +1 (from 1 vote)
Gaji, 9.3 out of 10 based on 3 ratings

4 Responses

  1. Irra Maera Irra Maera says:

    nice artikel mbaaa… like it! :)

    VN:F [1.9.16_1159]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VN:F [1.9.16_1159]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. Dewina ab says:

    artikelnya bagus banget, mengingatkan bahwa di dalam rezeki kita ada 2,5 % untuk hak orang lain.

    VA:F [1.9.16_1159]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.16_1159]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  3. dhea says:

    Huwaaa bener bgttt..
    Jgn takut rezeki qta habis selama digunakan di jalan yg benar dan untuk membantu orang..:))

    VA:F [1.9.16_1159]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.16_1159]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  4. Nanda says:

    Tuulll betuuullll

    VA:F [1.9.16_1159]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.16_1159]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>