“Check in”. Here, There and Everywhere. And Be Present

mobile-check-in

Begitulah kira-kira ungkapan yang saya pinjam dari judul lagu The Beatles. Disini, disana dan dimana-mana. Saat ini sudah menjadi hal terlihat sangat lumrah terutama di dunia maya. Ketika hampir semua dari kita pasti pernah chek in di salah satu tempat yang kita kunjungi. Baik itu pusat kota, tempat wisata, tempat makan, rumah sakit bahkan ada yang check in di rumah atau kamarnya sendiri misalnya “at my paradise” atau “at my pojokan favorit”. Sebelum tulisan ini menjadi panjang, perlu saya jelaskan check in yang dimaksud disini adalah sebuah kegiatan yang dilakukan di media sosial untuk memberitahukan posisi kita saat itu. Sebagian orang ada yang sangat aktif untuk menginformasikan ke semua teman-temannya di dunia maya bahwa mereka sedang berada di suatu tempat, namun ada juga orang-orang yang anti dengan “check in” seperti itu.

Salah satu alasan yang saya tahu adalah menurut mereka yang tidak suka “check in” hal itu merupakan perbuatan yang aneh, namun ada juga yang tidak suka “melaporkan posisinya” tersebut karena dirasa tidak aman, takut ketahuan sedang bolos, sedang kabur atau mungkin selingkuh. Tetapi tidak bagi orang-orang yang aktif check in, mereka menganggap hal itu sebagai salah satu bukti presensi, bukti eksistensi diri dan kalau boleh meminjam istilah sekarang itu adalah bukti kekinian mereka.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan kegiatan “melaporkan diri” tersebut, apalagi jika kita melihat dari segi bisnis. Bukankah hal itu menjadi menguntungkan ketika ada teman kita atau sekumpulan orang, baik itu remaja, Ibu-ibu atau siapapun yang check in sedang ada di dalam suatu cafe atau kantor, tempat wisata atau bahkan Rumah Sakit karena bisa menjadi ajang promosi terselubung, secara tidak langsung kita telah direkomendasikan tempat-tempat tersebut oleh teman kita selama review dari mereka memang bagus. Dari situ kita bisa tahu tahu bahwa ada tempat yang asik untuk dikunjungi sebagaimana yang terlihat di akun media sosial teman kita itu.

Selain dapat digunakan sebagai ajang promosi, check in juga bisa dijadikan untuk menelusuri jejak ataupun posisi seseorang ketika dia dalam pencarian. Namun tidak semua kegiatan check in itu menguntungkan, ada juga yang membahayakan terutama jika kita check in dengan kondisi sedang sendirian, sebaiknya lebih berhati-hati. Kita tidak pernah tahu ada siapa di luar sana yang sedang memperhatikan kita. Ada yang menyarankan untuk tidak check in ketika sedang sendirian di dalam rumah atau dimana pun karena secara tidak langsung itu memberikan informasi kepada semua orang yang membaca dan sekali lagi kita tidak pernah tahu ada siapa di luar sana yang sedang memperhatikan kita dan kita pun tidak tahu apa isi pikiran mereka yang memperhatikan kita itu.

Baik dan bijaklah dalam menggunakan teknologi dan media sosial dengan tetap waspada.

VN:F [1.9.16_1159]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.16_1159]
Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>